Sabtu, 24 Januari 2015

Tips Bisnis : Empat Langkah Agar Berani Memulai Bisnis



Ketakuan memulai bisnis merupakan hal yang manusiawi. Apalagi, jika seseorang melihat dengan mata kepala sendiri orang terdekat atau kenalan mereka gagal dalam usaha. Tak ayal, banyak orang yang hanya punya keinginan untuk berbisnis tapi tak pernah mewujudkan keinginan tersebut. Perlu dipahami juga, untuk membesarkan usaha pasti akan melewati banyak tantangan dan risiko yang tinggi. Namun, tantangan itu bisa di jadikan pelecut semangat untuk membesarkan bisnis Anda. Berikut beberapa tips untuk membuat Anda berani memulai bisnis:
  1. Melawan mitos berbicara bisnis Sering kali calon pelaku usaha berpikir bahwa dibutuhkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni untuk memulai usaha. Padahal tidak perlu menjadi lulusan MBA untuk berbisnis. Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan berbisnis? Coba berlangganan sebuah majalah bisnis dan baca sesuatu yang disuka. Melalui hal itu, bisa melihat bagaimana seseorang mengembangkan bisnisnya ataupun bagaimana menangani suatu masalah dalam berbisnis.
  1. Coba senangi bisnis kecil sebagai seorang pelanggan Tidak perlu langsung berpikir sebuah bisnis besar. Coba lirik sebuah bisnis kecil atau bisnis yang baru saja dimulai yang mungkin disukai. Cari tahu pengalaman atau cerita pemilik usahanya. Apa yang mereka lakukan untuk menjadi berbeda. Lantas berpikirlah sebagai seorang konsumen karena dengan cara itu semua bisa tahu apa yang menarik yang kiranya bisa diambil sebagai masukan untuk usaha yang akan dijalani sehingga bisa berkembang.
  1. Bergaul dengan pengusaha Salah satu cara terbaik untuk mempelajari bisnis adalah dengan berteman dengan sejumlah pengusaha. Tidak musti berteman dengan pengusaha yang kaya, tetapi bertemanlah dengan pelaku usaha yang biasa di mana dia bekerja untuk dirinya sendiri. Mulai dengan bergaul dengan pengusaha yang dekat dengan tempat tinggal. Itu bisa membantu menciptakan pemikiran, Jika mereka bisa, maka saya juga harus bisa. Bertemulah dengan pelaku usaha dari berbagai industri. Semakin beragam gaya kewirausahaan yang ditemui, maka semakin kaya pengalaman kita. Lantas bagaimana jika kita tidak kenal satu orang pun pengusaha? Mulailah bertanya dengan orang-orang untuk mengenalkan ke sejumlah pengusaha. Bisa juga dengan mengikuti sebuah kelompok lewat LinkedIn atau Facebook. Cari teman pelaku usaha dari sana. Siapa tahu bisa banyak bertemu pengusaha lewat jejaring sosial tersebut.
  1. Jadikan pengusaha sukses jadi panutan Pelaku usaha yang dijadikan contoh kiranya yang sudah terbukti kesuksesannya di dunia usaha. Mungkin kita tidak bisa berbincang dengan mereka secara dekat, tapi kita bisa melakukan analisa kesuksesannya. Kita bisa memilih sejumlah merek ataupun perusahaan yang kita sukai. Lalu, coba telaah pemilik usahanya melalui banyak hal seperti situs perusahaannya dan profil pengusahanya di media atau artikel lainnya. Bahkan mungkin ada buku mengenai otobiografi pengusaha tersebut yang bisa dibaca. Pelajari kepribadiannya dan gaya kepemimpinannya yang telah sedemikian rupa membentuk mereka atau perusahaan yang dijalankannya. Jika telah mulai berteman dengan pelaku usaha, belajar banyak dengan membaca apa pun, berpikir lebih mengenai seperti apa menjadi seorang pengusaha, maka akan tahu bahwa berbisnis tidak semenakutkan yang dipikir oleh banyak orang selama ini. Ayo, tidak perlu menunggu suatu waktu untuk menjadi wirausahawan, tapi sesegera mungkin untuk memulai usaha.

Rabu, 14 Januari 2015

Perkembangan Virtual Office di Kota-Kota Besar

Layanan Virtual Office secara umum bisa diartikan sebagai layanan sewa ruang untuk bekerja atau menjalankan bisnis namun tidak dalam bentuk fisik sebuah kantor, melainkan di dunia maya. Layanan ini biasanya berbetuk sebuah aplikasi perkantoran dalam format virtual dan dijalankan online (dengan menggunakan sambungan internet).

Seiring dengan semakin mahalnya saja ruang kantor untuk menjalankan bisnis, semakin banyak pebisnis yang menggunakan layanan Virtual Office. Anda belum pernah mendengar layanan sewa ruang kantor ini? Layanan ini memang terbilang baru dan belum banyak pebisnis yang tahu, khususnya para pebisnis yang baru saja ingin memulai bisnis mereka Penyedia layanan Virtual office saat ini semakin mudah ditemui, khususnya di kota-kota besar. Para penyedia layanan Virtual Office  ini saling bersaing merebut pelanggan dan karena itulah Anda perlu cermat memilih penyedia mana yang terbaik.

Cermat dan teliti saat memilih penyedia layanan Virtual office karena hal ini bisa sangat berpengaruh pada kelancaran bisnis atau usaha yang sedang Anda jalani. Jangan sampai bisnis atau usaha yang sedang Anda jalani terganggu. Melihat semakin tingginya biaya sewa kantor di daerah perkotaan, ternyata memberi peluang tersendiri bagi para pelaku usaha penyedia kantor virtual. Karena selain menyediakan tempat yang representative serta alamat kantor yang kredibel, para pengusaha pun bisa melakukan bisnis secara teleprocessing tanpa harus intens datang ke kantor. Alasan inilah yang membuat usaha penyedia kantor virtual semakin banyak dicari.

Virtual office ini layaknya sebuah ruang perkantoran, seperti meeting room, ruang tamu, meja kursi kantor, faximili khusus dengan operator pribadi, printer, mesin fotocopy, dsb. Juga akses internet merupakan kebutuhan pokok yang biasanya diperlukan oleh kantor.Pelayanan juga menjadi kunci utama berkembangnya bisnis virtual office, misalnya resepsionis yang profesional, management surat-menyurat, dan paket yang masuk secara khusus bagi tiap nama perusahaan penyewa. Salah satu segmen pasar yang paling mudah dibidik adalah kalangan usaha kecil dan menengah terutama yang memiliki pelanggan dari banyak daerah. Karena bagi para UKM, melakukan negosiasi di sebuah “kantor” yang prestisius menjadi salah satu cara untuk bisa menaikkan grade di hadapan calon

Komponen Virtual Office





Kantor virtual merupakan sebuah bentuk aplikasi layanan perkantoran dalam format virtual yang bekerja secara online. Pengaturan operasional dan fungsional suatu Kantor virtual memungkinkan pemilik bisnis dan karyawan untuk bekerja dari mana pun dengan menggunakan teknologi komputer seperti PC, laptop, ponsel dan akses internet. Selain dapat menghemat biaya pengeluaran, kantor virtual juga bisa dijadikan sebagai alternatif kantor perwakilan ataupun kantor cabang bagi para pengusaha yang ingin melebarkan sayap usaha.
Adapula komponen yang mengisi kehidupan Virtual Office, diantaranya adalah :
  • Virtual knowledge worker yaitu seorang “personal multimedia” yang menguasai berbagai aplikasi teknologi informasi, mempunyai berbagai ketrampilan (multiskill), terdidik dan memiliki pengetahuan yang tinggi. Seorang individu yang efektif memiliki adaptasi, kreativitas dan inovasi yang tinggi dalam mengelola berbagai pekerjaan menjadi efektif. Sehingga ia memiliki tingkat keberhasilan survive; keberhasilan kreativitas dan inovasi; serta keberhasilan adaptasi yang tinggi (Sange, 1990). Hal ini dapat ia lakukan dengan kemampuannya dalam belajar tentang efisiensi (learning efficiency) yang tinggi.
  • Virtual teamwork yaitu suatu tim yang terbentuk dari penggabungan hight-tech dan hight-tauch yang memiliki performance tinggi. Bill Gates (1999) menjelaskan tentang virtual teamwork sebagai tim yang terdiri atas individu-individu yang mampu bekerjasama secara efektif, saling membangun gagasan bersama, dan mampu bertindak sesuai dengan tujuan bersama melalui suatu sistem syaraf digital (digital nervous system). Virtual teamwork mempunyai corporate IQ yang tinggi hal ini karena kemampuannya meleburkan diri pada misi dan visi tim dan kemampuannya membuang ego-nya.
  • Integrated complexs networks intelligence yaitu kemampuan tinggi untuk berintegrasi dalam hubungan yang komplek dan saling silang menyilang dalam jaringan kerja cerdas. Integrasi ini dicapai karena setiap organisasi saling tergantung akan dukungan sumber daya dari organisasi lain. Sehingga setiap organisasi memiliki kemampuan berpikir sistematik tinggi (system thinking). Gates (1999) menjelaskan system thinking sebagai cara berpikir menyeluruh dalam menilai sesuatu yang akan menghasilkan pemandangan terhadap sesuatu menjadi efektif. Setiap organisasi virtual akan merasa menjadi bagian dari sistem dan perannya menentukan kestabilan dari sistem networks intelligence.
  • Complexs matrixs structure yaitu struktur organisasi yang saling silang menyilang dan mendatar. Struktur organisasi ini terintegrasi dalam suatu sistem informasi, sangat terbuka (transparant), real time, sangat fleksibel dan tanpa dinding (without wall). Struktur berikut ini sebagai suatu infrastructure dimana didalamnya hubungan komando dalam organisasi telah hilang. Hubungan antar unit dalam organisasi berdasarkan kolaborasi yang seimbang. Tidak ada satu pihak yang memerintah dan pihak lain yang diperintah akan tetapi hubungan didasarkan atas masing-masing pihak mempunyai otonomi sumber daya.
  • Faster learning organization yaitu organisasi yang mempunyai kecepatan belajar sangat tinggi. Organisasi virtual dibangun atas kemampuannya yang tinggi untuk belajar beradaptasi dan proaktif terhadap perubahan lingkungannya. Hal ini dicapai melalui pengetahuan organisasi yang terus menerus setiap waktu di perbaharui melalui aplikasi teknologi informasi yang canggih.