Selasa, 14 April 2015

11 Tips Biar Bisnis Kecilmu Tampak “Besar”

Semua wirausahawan hebat memulai semuanya dari bawah. Steve Jobs dan Steve Wozniak memulai perusahaan mereka di garasi, begitu pula dengan pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin. Jadi, kalo skala bisnismu masih terbilang kecil, itu hal yang wajar kok.
     Tapi, bisnis yang kecil bukan berarti harus tampak murah dan generik. Selalu ada cara yang bisa kamu lakukan agar bisnismu tampak meyakinkan. Kamu bisa membuat bisnis mungilmu terlihat besar lewat beberapa tips berikut ini;



1. Buat Logo yang Profesional

Logo merupakan identitas perusahaanmu. Membuat logo perusahaan yang menarik dan profesional amat penting, karena logo ini akan tampil di setiap sudut bisnismu: produk, situs web, kartu nama, kemasan, banner, dan sebagainya. Penting banget untuk mendesain logo yang membuat orang tertarik dan bisa mengingat bisnismu dengan mudah.
menciptakan sebuah logo adalah investasi yang penting. Dalam membuat logo yang profesional, mungkin kamu bisa berkonsultasi dengan desainer grafis yang kredibel.


 

gambar logo yang profesional 




2. Investasikan Uangmu ke Website yang Menarik

Sudah tahu ‘kan kalo kesan pertama itu sangat penting? Sebuah situs adalah wajah dari perusahaanmu. Tampilan situs yang didesain secara profesional gak cuma membuat bisnismu terlihat kredibel, tapi juga bisa meningkatkan penjualan produkmu, seiring dengan pendapatan lewat iklan. Jadi, jangan main-main dengan desain website bisnismu.
Untuk memiliki situs yang menarik, kamu bisa menginvestasikan uangmu pada domain berbayar plus desainer web. Domain berbayar jelas akan membuat situsmu tampak meyakinkan dan mereka bisa lebih leluasa untuk dikustomisasi. Dengan website yang oke, kamu juga berkesempatan untuk menyalip pesaing-pesaingmu.


gambar website


3. Jualan Langsung Lewat Situsmu

Alih-alih melemparkan penjualan produkmu ke situs lain, ada baiknya kamu bisa langsung memasarkan produkmu langsung lewat situs web-mu. Melakukan penjualan langsung bakal membuat bisnismu terlihat handal dan kamu juga lebih mudah mengatur margin penjualanmu. Lewat sini kamu juga akan belajar berbagai hal yang bakal berguna kalo kamu pengen mengembangkan usahamu.

gambar contoh situs


4. Bikin Kemasan yang Menarik

Pengemasan itu murah, tapi seringkali diremehkan oleh perusahaan berbasis web saat mereka mengirimkan produknya ke pelanggan. Jadi, buatlah kemasan produkmu semenarik mungkin, biar produkmu mengena di hati mereka. Buatlah mereka berpikir: “Wah, kemasannya menarik nih, sayang kalo dibuang.” Atau “Bungkusnya lucu, jadi pengen beli lagi.”
Kemasan adalah wajah dari produkmu. Selain itu, kamu juga bisa memanfaaatkan kemasanmu sebagai media promosi produkmu. Jadi, jangan dianggap remeh masalah bungkusan ini.

gambar contoh kemasanyang menarik 


5. Jangan Meremehkan Alamat Surel

Biar bisnismu kelihatan besar, hindari menggunakan alamat surel atau email gratisan semacam @yahoo.com atau @gmail.com. Buatlah alamat surel yang menggunakan nama domainmu. Selain itu, manfaatkan lebih dari satu surel untuk menangani pelanggan dan rekan bisnismu, misalnya customerservice@, sales@, media@, dan sebagainya.
Dari luar, bisnismu akan terlihat dikerjakan oleh banyak orang, meskipun hanya ditangani oleh kamu seorang.

gambar contoh alamat email



6. Berinvestasi ke Desain Profesional

Desain yang kamu butuhkan bukan cuma logo, situs web, dan kemasan, tapi juga hal-hal kecil seperti kartu nama, email template, serta video profil perusahaanmu. Jangan ragu untuk berinvestasi ke pos-pos materi pemasaran ini, karena sedikit banyak mereka akan berpengaruh pada penjualan dan kredibilitas perusahaan.

gambar contoh kartu nama


7. Sering-Sering Ngeblog

Selain meng-update produk, manfaatkan situs webmu untuk ngeblog, setidaknya satu atau dua postingan per minggu. Bagikan postingan yang relevan sama bisnis dan audiensmu, bisa berupa berita, kisah inspiratif, maupun pencapaian yang kamu hasilkan lewat bisnismu.
Dengan begitu, pelangganmu gak cuma datang ke sana untuk belanja, tapi juga untuk membaca postinganmu. Meskipun gak beli, mereka akan tetap berkunjung kembali ke website-mu.

gambar suasana membuat blog


8. Kumpulkan Testimoni dan Review

Mengumpulkan testimoni dan review dari pelanggan penting banget. Selain menjadi umpan balik buat bisnismu, testimoni dan review yang positif bisa mendongkrak kepercayaan pelanggan untuk membeli produk-produkmu. Kalau perlu, kamu bisa meminta mereka membuat video testimoni untuk dipajang di situsmu.

gambar kumpulan testiomoni

9. Bekerja Sama dengan Perusahaan yang Lebih Besar

Jalinlah kerja sama dengan perusahaan yang lebih dulu besar dan dikenal pada suatuevent. Selain memperluas koneksimu, kamu juga bisa menceritakannya pada pelangganmu lewat blog. Pelangganmu pasti akan makin percaya dan loyal sama kamu.
Kamu juga bisa mensponsori event atau kegiatan amal yang sejalan dengan bisnismu. Ini menunjukkan kalo perusahaanmu punya kepedulian dan kultur yang akan membuatnya makin dikenal dan besar.

gambar membuat kerja sama dengan pihak lain

10. Bikin Bisnismu Diliput Media

 Selalu cari cara biar bisnismu bisa diliput media. Dengan menjadi narasumber suatu liputan, kamu berkesempatan untuk memperkenalkan dirimu dan bisnismu ke lingkup yang lebih luas. Wawancara dengan media bisa menaikkan popularitas dan akan berimbas pula pada penjualanmu nanti.


gambar bisnis diliput media

11. Pede Aja

 “Fake it until you make it.”
Bisnismu boleh kecil, tapi kamu punya visi untuk menjadikannya besar. Percaya pada dirimu sendiri: kemampuanmu, wawasanmu, serta potensi yang kamu miliki. Soalnya, kalo kamu aja gak percaya sama dirimu, gak akan ada orang lain yang bisa. Tapi ingat, tetap rendah hati ya!
Bisnis yang masih berskala kecil punya banyak potensi untuk terus berkembang. Tapi, kamu bisa selangkah di depan dibanding pesaingmu yang lain jika membuatnya tampak seperti sebuah bisnis yang dominan.

gambar agar percaya diri

4 Cara Tetap Produktif Menggunakan Virtual Office



Sebagian pekerja masih mengira bahwa tugasnya setiap harinya adalah menunggu perintah dari bos untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan. Baik ketika berada di kantor ataupun di luar kantor atau yang sering disebut sebagai virtual office .

Bagi yang bekerja di dalam kantor mungkin secara nyata dapat terlihat produktivitas dengan usaha yang dilakukan. Pastinya berbeda dengan pekerja yang melakukannya di luar kantor. Nah, tidak perlu khawatir bagaimana mengusahakan agar tetap produktif saat virtual office . Simak beberapa cara yang bisa dilakukan :

1. Bertanggung jawab dan Bisa Diandalkan

Ketika berada di kantor memang kehadiran bisa membuat bos melihat apa yang kita kerjakan seharian penuh. Tetapi ketika berada di rumah sebaiknya berikan pesan yang sama yaitu dengan bertanggung jawab dan selalu online kapanpun dibutuhkan akan siap.

2.Selalu Update
Berilah keterangan apa yang sedang dikerjakan kepada bos dan apa saja kegiatan yang akan dilakukan selama beberapa waktu. Jangan terlalu sering juga memberikan kabar karena justru akan memperlihatkan Anda kurang dapat mengambil keputusan. Keputusan ada di tangan Anda sendiri asal semua pekerjaan dapat selesai maka aturlah sebaik mungkin. Bila perlu jadwalkan pertemuan dengan bos setiap minggu atau bulan agar bisa melihat perkembangan atas pekerjaan yang diminta.

3.Hadirlah Ketika Diminta
Salahsatu cara yang bisa membuat bos terkesan adalah ikatan emosional yang dimiliki pekerja dan dedikasinya kepada perusahaan. Jadi ketika ada kesempatan untuk bisa bertemu maka hadirlah kapanpun diperlukan. Berkomunikasi lewat digital memang memudahkan tapi kehadiran dan komunikasi tatap muka pun bisa membuat hubungan akan semakin baik. Bila perlu hadirlah lebih awal ketika diminta untuk bertemu.

4.Jangan Menambah Pekerjaan Agar Fokus
Menawarkan diri untuk mengerjakan pekerjaan tambahan sepertinya ide yang bagus dan membuat Anda dapat terlihat lebih produktif untuk bekerja. Namun yang harus diingat adalah utamakan pekerjaan yang diberikan untuk segera diselesaikan bukan menambah pekerjaan dan kemudian tidak dapat maksimal mengerjakannya. Yang terbaik yang bisa dilakukan adalah apabila semua sudah dikerjakan dengan hasil yang baik maka boleh saja meminta pekerjaan tambahan kepada bos.

Satu hal yang perlu diingat adalah membuktikan produktivitas kepada atasan memang tak semudah yang dilihat. Namun apabila fokus dan memiliki tujuan yang jelas serta membuat kehadiran agar tetap terjalin komunikasi yang baik maka tidak ada seorang pun yang akan mempertanyakan produktivitas Anda ataupun komitmen anda terhadap pekerjaan tersebut.


Sumber: Tabloidnova

Rabu, 01 April 2015

Perbedaan Virtual Office & Serviced Office

Di zaman sekarang, lingkungan kerja menjadi lebih fleksibel untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Banyak organisasi tidak memiliki kemampuan keuangan untuk beroperasi di tempat yang besar, dan mungkin sering terjadi surplus dengan persyaratan mereka.Serviced Office dan Virtual Office telah menjadi cara yang semakin populer untuk melakukan bisnis dalam perubahan tren. 

Sebuah Serviced Office menyediakan individu atau organisasi dengan ruang kantor khusus yang mereka sewa untuk jangka waktu. Ruang sepenuhnya-dilengkapi dan dilengkapi dengan saluran telepon sewa, internet, penggunaan fasilitas dan berbagai fitur lainnya sesuai dengan persyaratan dari individu. Dukungan administratif penuh biasanya tersedia, jika diperlukan. 


Sebuah Virtual Office adalah situasi di mana sebuah perusahaan menyediakan layanan seperti menjawab telepon atau email pesan, memberikan alamat surat dan ke depan surat pada, serta mengatur atau menyediakan ruang pertemuan, jika diperlukan. Tidak ada penyewaan dari ruang fisik. Kedua bentuk lingkungan kantor memberikan keuntungan untuk mereka yang mencari cara yang fleksibel untuk bekerja. 

Apakah Anda memilih untuk pergi untukServiced Office atau Virtual Office, sebagian besar tergantung pada kebutuhan individu Anda dan jenis pekerjaan yang Anda lakukan. Apa yang umum untuk kedua bentuk kantor adalah bahwa mereka dapat membantu mengurangi overhead. Karena Anda hanya menyewa baik Serviced Office atau Virtual Office, Anda tidak perlu untuk berinvestasi di properti untuk menjalankan bisnis Anda dari. Mereka adalah kedua skenario ideal untuk bisnis baru atau mereka yang tidak memiliki sarana keuangan atau tenaga kerja untuk menjalankan bisnis.

Rabu, 25 Maret 2015

Panduan Dalam Menjalankan Bisnis Menggunakan Virtual Office

Dengan menggunakan Virtual Office, membuat perusahaan dapat memberikan karyawannya kebebasan untuk bekerja dari jarak jauh, yang pada akhirnya bisa meningkatkan produktivitas. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Stanford di tahun 2013 menemukan bahwa 19 persen karyawan menjadi lebih produktif ketika mereka bekerja dari jarak jauh. Penelitian lainnya dilakukan oleh Deloitte yang mengatakan bahwa 30 hingga 40 persen dari tempat kerja fisik menjadi kosong di berbagai kesempatan pada hari bisnis biasa.
Memang ini merupakan hal yang beresiko untuk perusahaan melepaskan kendali terhadap keseharian karyawannya tetapi paling tidak perusahaan tidak harus menyewa tempat kerja yang mahal dengan segala peralatan dan biaya tambahan lainnya. Berikut ini adalah panduan untuk membuat Virtual Office Indonesia bisa membuat bisnis berjalan lancar.

  • Memanfaatkan teknologi awan
Satu-satunya cara supaya perusahaan bisa membuat bisnis berjalan secara virtual akhir-akhir ini adalah dengan menggunakan teknologi awan secara penuh. File akan disimpan di tempat penyimpanan awan, surat berbasis website seperti Gmail dan aplikasi pesan singkat seperti Skype akan membantu perusahaan mengakali perbedaan jarak fisik antara tempat dan tempat karyawannya berada.
  • Meningkatnya teknologi yang digunakan
Teknologi terakhir bisa membuat seseorang bisa memberikan perintah mencetak dokumen dari smartphone atau gadget ke mesin pencetak wireless atau tanpa kabel. Sehingga seseorang sedang berada di perjalanan dengan tidak memiliki akses dengan komputer, ia bisa mengirimkan pesan pencetakan dokumen langsung ke mesin pencetak publik di perpustakaan atau toko pencetak. Sama halnya, sebuah kamera bisa membuat laptop menjadi sama efektifnya seperti penggunaan fasilitas konferensi video Jika sistem tidak memberikan fasilitas yang memiliki kemampuan yang fleskibel pastikan mereka akan melakukannya. Namun, ada peringatan terhadap perilaku perusahaan untuk tidak menjadi korban dari kemewahan teknologi. Untuk itu, perlu memahami dasar yang benar terlebih dahulu. Meggunakan progam dan alat yang dirasa paling nyaman, beli untuk infrastruktur yang bagus dan jangan merasa takut untuk mendapatkan bantuan dalam menyusun sistem.

  • Mempunyai tim virtual dan juga tempat bekerja virtual
Jika perusahaan tidak memiliki dana tambahan untuk mempekerjakaan karyawan untuk bagian staff pembantu, jalan keluarnya adalah dengan menggunakan staff dari virtual office Indonesia. Sehingga perusahaan hanya perlu membayar bantuan yang diperlukan dengan tidak ada tagihan rutin tiap bulan. Sehingga jika akan menghadapi minggu-minggu sibuk, pemilik perusahaan bisa mendatangkan bantuan yang sangat dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Ketika kondisi kembali seperti semula maka karyawan bantuan tersebut bisa dikembalikan. Dengan menggunakan bantuan ini juga membuat perusahaan bisa terhindari dari karyawan absen karena liburan atau sakit.
  • Kepercayaan
Salah satu hal yang paling penting dari menjalankan virtual office Indonesia adalah kepercayaan. Berikan kepercayaan kepada karyawan untuk memilih jam kerjanya, bagaimana pun caranya. Banyak orang bekerja dari jarak jauh sehingga
mereka bisa bersama.