Jumat, 20 Maret 2015

Co-working Space Tak Sekadar Tawarkan Tempat Bekerja

Sebuah evolusi alamiah dari perkembangan teknologi adalah makin fleksibelnya orang bergerak. Dunia menjadi datar, tanpa batasan fisik dan segala sesuatu berada dalam jangkauan Anda. Kemudahan ini, dan pergerakan yang makin dinamisnya membuat Anda tak perlu datang serta duduk di kantor dari pagi hingga sore. Menariknya, hal ini juga membuka kesempatan yang luas bagi Anda memulai usaha sendiri. Startup menjadi sebuah lahan bisnis subur yang bisa Anda garap. Perkembangan startup belakangan ini mendorong tersedianya kebutuhan ruang kerja yang efisien, fleksibel dan murah. 



Dunia usaha kecil dan pelaku bisnis pemula telah tumbuh secara eksponensial, membuka juga peluang bisnis lain dalam penyediaan sebuah Co-working space. Dengan memanfaatkan Co-working space, para pelaku startup tak perlu mengeluarkan dana besar untuk menyewa sebuah kantor yang sebenarnya belum tentu diperlukan. Pergerakan yang cepat membuat mobilitas individu mejadi tinggi, tidak selalu membutuhkan kantor yang harus didatangi setiap hari. Pergerakan tren Co-working space sangat nyata dengan semakin banyak pekerja independen yang bekerja di rumah atau jarak jauh. 

Mereka membutuhkan Co-working space sebagai kesempatan untuk menghindari bekerja sendirian. Jadi, perintis usaha dengan perusahaan baru membutuhkan area kantor yang efisien untuk menghemat uang serta berkesempatan untuk bertemu orang lain yang bisa diajak bekerja sama. Nah, Co-working space saat ini tidak hanya menawarkan tempat dan fasilitas untuk bekerja. Ia juga menyediakan satu hal penting bagi pelaku bisnis: networking. Selain menyediakan ruang kerja, jaringan internet, fax, ruang rapat, tak ketinggalan Co-working space juga memberikan peluang pada para pelaku usahanya di dalamnya saling berinteraksi satu lain. Aspek sosial Co-working space memang bermanfaat dalam menimbulkan insipirasi. 

Maka penting untuk memilih Co-working space yang sesuai kebutuhan.Co-working space ini tak hanya memberikan ruang pada individu untuk mengembangkan bisnis, namun bisa dijadikan sebuah pembelajaran bagi perusahaan untuk mengakomodasi pekerja yang ingin beroperasi lebih dekat ke rumah mereka, di daerah pinggiran. Sebuah solusi yang bisa dipikirkan guna mengurangi macet juga, bukan? Co-working space juga bisa mengurangi dampak dari perasaan terisolasi ketika harus bekerja di rumah. Tak dapat dipungkiri beberapa orang justru lebih bersemangat bila bekerja bersama orang lain.

Rabu, 11 Maret 2015

Work smarter with virtual office




Keuntungan dari Virtual Office banyak tetapi penting untuk memahami apa yang merupakan Virtual Office yang benar. Secara konseptual,Virtual Office dimulai pada pertengahan 1980-an, bagaimanapun, industri telah secara dramatis berkembang sebagai teknologi yang telah mengubah cara kita bekerja. Seperti tahun 1990-an yang menimbulkan era informasi membawa solusi kerja baru yang diperlukan untuk mendukung ekspansi perusahaan dan tim yang tersebar di beberapa lokasi.

Gerakan ini terus berlanjut sampai dekade dan telah menyebabkan desentralisasi dan penyusutan lingkungan kantor konvensional dan perluasan solusi. Solusi alternatif, khususnya Virtual Office, melalui pusat-pusat bisnis kantor terus berkembang dan beradaptasi dengan persyaratan baru dari pekerja jarak jauh saat ini dengan menyediakan variasi diperlukan layanan, menyediakan lingkungan yang mendukung dan menawarkan teknologi terbaru. Sebagai keseimbangan kehidupan kerja saat ini , terus menjadi fokus bagi perusahaan dan pekerja; Virtual Office memberikan fleksibilitas bahwa pekerja harus melakukan bisnis sambil menikmati kemampuan untuk bekerja pada istilah mereka.

Di era profesional bisnis yang sibuk memerlukan kemampuan untuk bekerja kapan saja di mana saja-namun masih perlu dukungan yang sangat baik, teknologi dan alat-alat untuk memproyeksikan citra profesional bisnis yang sukses.

Perusahaan yang merangkul tenaga kerja lebih dihargai oleh tingkat kepuasan karyawan, lebih cepat berkali kali dan peningkatan produktivitas. Ironisnya pekerja yang bekerja dari jarak jauh atau melalui kantor virtual biasanya dimasukkan ke dalam jam lebih lama dari rekan-rekan mereka yang bekerja di kantor fisik. Virtual Officing disukai oleh pekerja di hampir semua industri tetapi Keuangan, Hukum, Real Estate, Pemasaran, Media, Teknologi Penjualan, Consulting, Kesehatan dan Usaha Kecil industri memiliki saturasi tinggi pekerja mengambil keuntungan dari solusi ini.

Banyak pasar memiliki penyedia kantor virtual yang menawarkan berbagai macam state-of-the-art layanan kantor virtual, namun penyedia layanan menyediakan berbagai tingkat penawaran teknologi, staf profesional serta dekorasi masing-masing. Menemukan fit tepat di officing maya jauh seperti membeli mobil, melakukan kunjungan dan mengambil test drive untuk menemukan satu terasa benar.

Selasa, 03 Maret 2015

Sepuluh Jurus Agar Jadi Pebisnis Muda yang Sukses


Banyak usaha besar dan mendunia dimulai sejak pendirinya duduk di bangku sekolah atau perguruan tinggi. Contohnya, Microsoft dimulai dari kamar asrama Bill Gates di Harvard University, Google lahir di lingkungan kampus Stanford sebagai tugas mahasiswa komputer Sergey Brin dan Larry Page.
Menjadi miliarder seperti mereka mungkin masih jauh di awang-awang. Tetapi, tak salah jika bermimpi mendapatkan uang tambahan melalui bisnis kecil-kecilan? Nah, supaya tak salah jalan dan mendulang sukses, intip 10 tips sukses buat pebisnis muda seperti dilansir :

1. Lakukan apa yang kamu cintai
Semua bisnis yang diampu wirausahawan muda memiliki satu faktor umum: pendirinya mencintai apa yang mereka kerjakan. Jadi, pilihlah ide usaha kecil yang berhubungan dengan minat dan kesukaanmu, apa pun itu.

2. Ketahui keinginanmu
Apakah kamu siap meninggalkan sekolah ketika bisnismu berkembang pesat? Atau apakah kamu melihat bisnis ini hanya pekerjaan sampingan? Kemampuan menjawab pertanyaan tersebut akan membantumu mengatur waktu dan prioritas.

3. Radikal
Anak muda memiliki pemikiran yang segar, orisinil dan penuh energi. Jangan takut melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan siapa pun, misalnya membuat produk baru atau memodifikasi pasar dengan mengubah beberapa faktor seperti servis dan cara pendistribusian barang. 

4. Tetap ikut aturan
Menjadi pebisnis muda bukan berarti kamu mengabaikan aturan yang berlaku. Jangan lupa untuk mendaftarkan usahamu, mencatat semua transaksi dengan baik dan membayar pajak. Mengikuti aturan sederhana ini akan membuat kamu tenang dan terhindar dari keruwetan administratif.
5. Mengatur waktu
Menjalankan bisnis sambil tetap kuliah itu susah dan penuh tekanan. Kamu perlu memahami apa saja yang perlu kamu penuhi untuk kedua peran yang dijalani, mahasiswa dan pebisnis. Kemudian, gunakan metode paling efektif untuk mengatur kegiatan usaha dan perkuliahan agar berjalan seimbang.

6. Manfaatkan fasilitas kampus
Menjadi mahasiswa bukanlah suatu cacat dalam urusan bisnis. Sebaliknya, status ini bisa mendatangkan keuntungan. Misalnya, memanfaatkan jaringan internet gratis di kampus untuk mengelola bisnis online, merekrut pegawai dari kalangan teman-teman, atau meminta saran dosen sebagai tenaga ahli di bidang mereka.

7. Cari mentor
Jangan minder berkenalan dan berteman dengan pengusaha lokal atau pebisnis dengan pencapaian gemilang. Mereka bisa menjadi mentor yang membantumu memahami risiko dan tantangan dalam sebuah bisnis. Mereka juga dapat menjadi rekan bertukar ide hingga memfasilitasimu dalam mendapatkan investor.

8. Online
Jaringan internet memungkinkan kita terhubung dengan banyak orang dalam satu waktu. Manfaatkan internet untuk berhubungan dengan para pengusaha muda sepertimu. Mereka bisa memberimu inspirasi, mengarahkan, dan memotivasimu.

9. Berbuat baik pada diri sendiri
Betapa pun teratur dan antusiasnya dirimu, ada masanya semua yang kamu jalani terasa begitu melelahkan. Jangan takut untuk menjauh sebentar dari semua kegiatan dan lakukan apa pun yang membuatmu rileks. Kamu bisa berolahraga, nongkrong dengan teman atau bermeditasi.

10. Tahan mental
Jangan terlalu terpengaruh dengan kesuksesan orang lain. Sebab, mengetahui betapa suksesnya seseorang bisa jadi malah membuat kamu tidak percaya diri dan mengalami demotivasi dalam memulai sebuah usaha.
Taklukkan mental seperti ini dengan mengingatkan diri sendiri bahwa kamu bersaing dengan diri sendiri, bukan mereka. Jadi, lakukan apa yang bisa kamu lakukan hari ini.

Senin, 23 Februari 2015

Tujuh Keuntungan yang Tidak Boleh Diremehkan dari Virtual Office



Banyak bisnis kecil mungkin tidak bisa mendapatkan keuntungan jika pemilik bisnis awalnya harus menggunakan modal untuk menyewa kantor dan juga biaya yang dihubungkan dengan infrastruktur dan karyawan garis depan. Namun kini dengan tersedianya Virtual office, masalah mereka bisa diatasi. Virtual office telah mengubah cara dimana pemilik bisnis kecil bisa membawa produk dan layanan mereka ke pasaran.  

Virtual office secara luas diartikan sebagai sebuah kantor di dunia maya, yang membuat pemilik bisnis kecil dan karyawannya untuk bekerja dari jarak jauh dan dari lokasi manapun, menggunakan teknologi dari laptop, smartphone dan akses internet. Sebagai tambahan, sebuah investasi dalam Virtual office dari penyedia layanan yang memiliki reputasi bagus memiliki beberapa keuntungan yang dimiliki oleh kantor yang berupa ruangan pada umumnya. Beberapa keuntungan ini antara lain, alamat bisnis yang bergengsi, seorang resepsionis outsourced untuk menjawab panggilan telepon dan ruangan meeting jika diperlukan. Ada beberapa keuntungan dari Virtual office yang sudah banyak dikenal seperti penghemat biaya, dan kelenturan tingkat tinggi, tetapi selain itu, Virtual office juga menyediakan berbagai keuntungan lainnya yang mungkin sering diremehkan oleh pemilik bisnis kecil. Di bawah ini adalah daftar keuntungan Virtual office yang seharusnya tidak diremehkan:
1. Menguji pasar
Virtual office menyediakan peluang dengan resiko yang rendah untuk pemilik bisnis dalam mengukur dan menguji pasar sebelum menaruh rencana investasi bisnis dalam skala penuh.
2. Proses penggunaan yang cepat
Berinvestasi dengan Virtual office di hari ini, maka di esok hari atau dalam beberapa jam bisa langsung beroperasi. Ini merupakan salah satu kemudahan menggunakan Virtual office. Sebuah Virtual office juga mengizinkan bisnis kecil untuk beroperasi secara penuh, secepatnya. Ini merupakan sebuah keuntungan yang besar ketika merasa waktu adalah hal yang sangat penting.
3. Kesan pertama
Sebuah pusat bisnis yang bergengsi untuk pertemuan dengan klien dan pengantara adalah sesuatu yang ideal di dunia ini dimana kesan pertama menjadi hal yang mempengaruhi ketika sedang berurusan dengan klien baru.
4. Resiko rendah dan keuntungan yang tinggi
Selain keuntungan dari penghemat biaya, sebuah Virtual office berarti pemilik bisnis tidak terikat dengan perjanjian sewa dalam jangka waktu yang lama yang bisa membatasi kemungkinan dari pembesaran di masa depan.
5. Dukungan yang kuat
Menggunakan layanan ini membuat pemilik bisnis mendapatkan semua dukungan teknis dan cadangan yang dibutuhkan. Pemilik bisnis tidak perlu lagi berurusan dengan ketidaknyamanan dan kerepotan ketika seorang resepsionis dengan izin sakit. Semua kemungkinan yang bisa terjadi sudah disediakan.
6. Biaya produksi
Dengan Virtual office, semua karyawan termasuk pemilik bisnis bisa bekerja dimana saja termasuk di rumah. Hasilnya, semua anggota bisnis ini bisa menghemat waktu berjam-jam yang biasa terjadi di perjalanan, dan kelebihan waktu ini bisa digunakan untuk keperluan pekerjaan.
7. Mengutamakan sumber daya
Peneliti telah menunjukkan bahwa jika mempekerjakan seseorang dengan kemampuan kedisiplinan diri sendiri, maka pemilik bisnis bisa mendapatkan hasil produktifitas yang terbaik karena karyawan tersebut bisa menghasilkan kinerja terbaik di waktu terbaik juga. Mereka bisa mengutamakan jam kerja dan memberikan apa yang dibutuhkan, dibantingkan dengan membuang waktu duduk di mejanya ketika kondisi bisnis sedang berjalan lebih lambat dari biasannya.